Insight

Kapan Waktu yang Tepat Memakai Kemeja Flanel? Ini Panduannya

Kemeja flanel adalah salah satu pakaian pria yang nggak pernah benar-benar “turun panggung”. Ada masanya flanel identik dengan pekerja tambang dan peternak di Amerika, ada masa ketika flanel jadi simbol budaya grunge ala Kurt Cobain, lalu kini berubah lagi—lebih modern, lebih rapi, dan lebih versatile. Salah satu alasan kenapa flanel tetap digandrungi sampai sekarang adalah karena fleksibilitas pemakaiannya. Kamu bisa pakai buat santai, kerja, hingga aktivitas outdoor, tinggal sesuaikan saja vibe yang kamu mau.

Tapi pertanyaannya: sebenarnya kapan sih waktu yang paling tepat untuk memakai kemeja flanel? Apakah harus saat udara dingin? Apakah bisa dipakai harian? Atau cuma cocok dipakai saat nongkrong?
Tenang, semua jawabannya ada di artikel ini.

1. Saat Udara Mulai Dingin atau Berangin

Flanel itu terkenal dengan rasa hangat yang nyaman, terutama kalau berbahan katun berkualitas seperti yang digunakan oleh Nuefelt—flanel katun ringan yang justru makin lembut setelah dicuci. Bahan ini menyerap keringat tapi tetap memberi perlindungan dari udara dingin.

Bayangkan walking di sore hari, angin semilir, dan kamu nggak mau pakai jaket karena terlalu “berat”. Di situlah flanel bekerja: cukup hangat untuk cuaca adem, cukup breathable untuk mencegah gerah. Ini alasan kenapa flanel jadi andalan di daerah bersuhu sejuk seperti Bogor, Batu, atau Bandung.

2. Saat Weekend Santai tapi Tetap Mau Kelihatan Rapi

Ada kalanya kamu ingin tampil effortless, tapi tetap kelihatan “niat”. Flanel adalah jawabannya.
Kombinasi tekstur lembut + pola kotak + warna earthy membuat flanel terlihat natural rapi, bahkan saat kamu hanya memadukannya dengan kaos putih dan jeans.

Flanel katun—seperti produksi Nuefelt yang self-manufacture dan rapi jahitannya—bikin tampilan casual tetap punya sentuhan kualitas dan detail. Cocok banget dipakai:

  • Jalan ke coffee shop
  • Ketemu teman
  • Nugas di kampus
  • Jalan sore sama pasangan

Easy look, tapi tetap terlihat dewasa dan terurus.

3. Saat Kamu Mau Layering Tanpa Kelihatan Berat

Layering adalah seni. Dan flanel adalah salah satu barang wardrobe yang paling aman buat dipakai layering tanpa terlihat “menggembung”.

Karena teksturnya ringan dan jatuh, flanel mudah dipadukan dengan:

  • Kaos polos
  • Hoodie tipis
  • Outer denim
  • Jaket bomber

Flanel katun dari Nuefelt nyaman dipakai sebagai layer luar atau dalam, karena tidak tebal dan tidak panas. Hasilnya, kamu tetap kelihatan stylish tanpa terasa ribet atau gerah.

4. Saat Butuh Outfit Serbaguna Seharian

Ada hari-hari di mana kamu harus ke banyak tempat—kerja bentar, meeting bentar, nongkrong bentar, belanja bentar. Dalam kondisi seperti ini, kamu butuh outfit yang aman dibawa ke situasi apa pun.

Flanel adalah pilihan terbaik karena bisa menyesuaikan mood aktivitas. Dipakai rapi, bisa. Dilepas dan jadi outer, bisa. Digulung lengan dan santai, bisa.
Apalagi bahan flanel katun Nuefelt yang breathable dan menyerap keringat, sehingga tetap nyaman dipakai dari pagi sampai malam.

5. Saat Ingin Tampil Maskulin tapi Tidak Terlalu Formal

Ada vibe tertentu yang muncul saat pria memakai flanel—maskulin, dewasa, tapi tetap approachable. Warna-warna flanel yang earthy memberi kesan ramah, sementara pattern kotaknya memberi karakter.

Pakai flanel di momen:

  • First date tapi tidak mau terlalu formal
  • Foto outdoor
  • Road trip bareng teman
  • Kumpul keluarga

Dan lihat bagaimana penampilan kamu terasa lebih natural, hangat, dan mudah disukai.

6. Saat Kamu Mau “Nge-highlight” Kepribadian Casual Outdoor

Bagi seseorang yang sering traveling, camping, jalan-jalan ke alam—flanel itu klasik. Bahkan sampai hari ini, banyak orang memakai flanel untuk gaya outdoor karena:

  • Hangat tapi ringan
  • Tetap nyaman walau dipakai bergerak
  • Tidak mudah kusut
  • Mudah dipadukan dengan cargo pants atau jeans

Bahan Nuefelt yang makin lembut setelah dicuci juga membantu banget dari sisi comfort, terutama buat kamu yang pakai flanel untuk aktivitas fisik ringan.

7. Saat Sedang Tidak Mau Ribet Memilih Outfit

Ini kondisi yang paling sering terjadi. Kadang kamu cuma ingin pakai sesuatu yang aman, nyaman, dan pasti cocok.

Flanel selalu menang di situasi ini.

Bahkan ketika kamu bangun terlambat atau buru-buru, kamu tinggal ambil satu flanel, pakai, dan selesai. Tanpa thinking terlalu panjang, kamu sudah kelihatan well-dressed dengan effort minimal.

Bahan flanel katun Nuefelt yang nyaman untuk aktivitas apa pun membantu kamu tetap percaya diri meski lagi “no effort”.

Kesimpulannya, Flanel Itu Fleksibel — Kamu Tinggal Pilih Momennya

Jadi kapan waktu terbaik memakai kemeja flanel?
Jawabannya: hampir kapan saja. Selama kamu memilih bahan yang tepat.

Kenapa banyak orang akhirnya jatuh ke flanel katun seperti Nuefelt? Karena:

  • Ringan, breathable, makin lembut setelah dicuci
  • Nyaman untuk daily activity
  • Menyerap keringat
  • Cocok dipakai dari pagi sampai malam
  • Jahitannya rapi karena self-manufacture

Flanel bukan cuma soal fashion—dia soal kenyamanan, fungsi, dan identitas. Dan ketika kamu tahu kapan memakainya, kamu bisa mengoptimalkan semua kelebihannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *